Menu

Ini Penangkal & Kelemahan Pocong Paling Gampang dan Ampuh

  Dibaca : 792 kali
Ini Penangkal & Kelemahan Pocong Paling Gampang dan Ampuh
Penangkal Kelemahan Pocong


Pocong merupakan makhluk halus sebangsa jin yang kerap menampakkan diri di tempat-tempat tertentu. Bahkan, hantu jenis ini biasa dipakai untuk pesugihan.

Kok bisa? Biasanya pocong dimanfaatkan manusia sebagai penglaris dagangan, seperti rumah makan, warung atau restoran.

Tujuannya biar masakannya lebih enak sehingga laris manis. Apa yang dilakukan hantu pocong?

Dia biasanya bertugas meludahi masakan, sebelum disantap pengunjung. Mitosnya, air ludah pocong membuat makanan lebih enak.

Namun, bagi orang beriman yang diberi kelebihan, air ludah pocong baunya amit-amin. Hanya saja, bagi orang yang tidak paham, karena pocong merupakan jin, masakan yang diludahi menjadi lezat.

Kelemahan pocong takut kodok dan bawang
Ada penangkal pocong paling mudah dan ampuh. Dalam sebuah video mediumisasi yang dilakukan seorang ustadz, jin ini paling takut dengan bawang putih.

“Itu di dapur (rumah makan), apa sih yang kamu takutin? Ada lho sesuatu yang kamu itu tidak mau cium,” tanya ustadz.

“Dia itu takut bawang. Kamu nggak suka kan bau bawang? Ha? Ya?” tanya ustadz lagi.

“Jangan sebut nama itu,” jawab pocong melalui perantara tubuh manusia yang dimediumisasi.

“O, jadi nggak seneng bau bawang? Gitu,” kata ustadz.

“Iya,” jawab pocong lagi.

“Kalau kemarin ada pocong yang phobia dengan kodok. Tetap saja yang namanya makhluk jin itu memiliki kelemahannya masing-masing.”

“Dari mana saya tahu? Allah yang ngasih tahu bahwa dia punya kelemahan. Jadi dia takut dengan bawang, jadi dia menghindari masakan yang memakai bawang.”

“Padahal bau air ludah kamu itu lebih bau dari bawang. Kok manusia malah seneng ya.”

“Dia nggak ngerti,” jawab pocong.

“Jadi, intinya kamu tugasnya di dapur dan masakan diludahi. Teman kamu tugasnya di ruangan, meludahi makanan yang disajikan pengunjung,” tanya ustadz lagi.

“Ya sudah dilanjutkan saja, wong itu sudah perjanjianmu dengan orang yang punya toko (warung, rumah makan, restoran).”

“Nggak, saya nggak ngalang-ngalangin kamu. Saya cuma pengen pemirsa di rumah tahu kalau masuk warung hati-hati dan baca doa biar netral.”

“Baca bismillah dan ditiupkan ke masakan, nanti akan tawar (netral) karena akan jadi penyakit sebetulnya.”

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!