Menu

Ini Ciri-ciri Uang Tumbal di Jalan, Mitos Nemu Duit Pesugihan

  Dibaca : 73 kali
Ini Ciri-ciri Uang Tumbal di Jalan, Mitos Nemu Duit Pesugihan
Ciri-ciri Uang Tumbal di Jalan Mitos Nemu Duit Pesugihan


Ciri-ciri uang tumbal di jalan memang susah dibedakan dengan duit asli yang memang benar-benar jatuh di jalan. Sepintas seperti mitos, tetapi ini nyata ada dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Anda disarankan untuk tidak mengambil uang saat nemu duit di jalan.

Ada beragam cara orang mencari kekayaan. Salah satunya dengan mengambil pesugihan, entah itu dalam bentuk tikus putih, ular atau semacam blorong, kera, babi maupun tuyul.

Tapi dalam pesugihan, ada perjanjian yang harus dilakukan orang tersebut dengan jin yang memberinya kekayaan. Apa itu? Adalah tumbal.

Tumbal bisa dengan matinya istri, anak, karyawan atau bahkan orang lain. Kok bisa orang lain?

Bisa, misalnya dengan sengaja manaruh uang pesugihan di jalan. Siapa saja yang mengambilnya akan menjadi tumbal.

Apakah ini hanya cerita mitos belaka? Tidak. Ini ada dalam kisah nyata.

Seseorang yang ditemui berberita.com membeberkan semuanya. Dia adalah tetangga dari orang yang mengambil pesugihan.

Ritual khusus
Rumah tetangga yang mengambil pesugihan tersebut biasanya ada sosok ular besar yang masuk ke rumahnya dari langit.

Sosok ular itu masuk ke kamar khusus dan melakukan hubungan dengan pengambil pesugihan. Jika yang mengambil laki-laki, ular itu akan menjelma menjadi perempuan cantik.

Jika yang mengambil wanita, maka ular akan berubah menjadi pria tampan. Setelah hubungan selesai, biasanya langsung ada uang yang melimpah di ranjang.

Uang tumbal dijalan
Jika tidak suami, anak atau karyawannya, yang dijadikan tumbal tentu orang yang sengaja dijebak menggunakan uang yang ditinggal di jalan.

Orang yang nemu duit dijalan itulah yang akan menjadi tumbal. Miris sekali bukan?

Ciri-cirinya, biasanya di dalam plastik dengan jumlah yang cukup fantastis. Misalnya dari Rp 10 juta hingga Rp 20 juta.

Hanya saja, uang dalam jumlah yang fantastis dianggap terlalu mainstream, sehingga pelaku biasanya hanya menaruh uang dalam jumlah sedikit misalnya Rp 500 ribu, Rp 1 juta, atau bahkan Rp 300 ribuan saja.

Uang itu sengaja ditekuk-tekuk, seolah-olah murni jatuh dari saku pemilik.

Nah, ketika uang itu diambil, maka dia akan jadi tumbal. Maka berhati-hatilah, jangan mudah tergoda dengan barang yang bukan milik kita, meski itu di jalanan.

Mungkin bagi sebagian orang, cerita seperti ini dianggap mitos. Namun, ini adalah kisah nyata dan ada dalam kehidupan kita.

Jika nemu duit dijalan, bisa jadi itu pengambil pesugihan yang sengaja membuang uang untuk dijadikan tumbal. Namun bisa jadi juga benar-benar uang jatuh.

Hanya saja, kita harus berhati-hati dan waspada. Sebaiknya pakai duit halal dari kerja keras. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!