Mobil Bahan Bakar Air di Indonesia Saingan Toyota Jepang

Mobil Bahan Bakar Air di Indonesia
Mobil bahan bakar air di Indonesia modifikasi warga Sumut. Foto: okezone

Mobil bahan bakar air di Indonesia dikembangkan oleh Hamidun Nasution, pria berusia 50 tahun yang merupakan warga Desa Gunung Tua Jalu, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut).

Sayangnya, tidak ada investor yang mau memberikan modal untuk pengembangan temuannya tersebut.

Jika ada perusahaan atau pemodal yang mau bekerja sama, mungkin penemuan Hamidun itu bisa menjadi saingan Toyota FCV Plus yang pernah dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Apa temuan Hamidun yang sempat menghebohkan dunia otomotif Indonesia itu?

Dia berhasil memodifikasi mobil Toyota Kijang tuanya dengan bahan bakar dari air.

Cara yang dilakukan sebetulnya cukup simpel. Dia memodifikasi pada bagian sektor jantung pacu mobil.

Hamidun hanya memerlukan converter yang bisa mengubah air menjadi gas hidrogen. Sebab, air terdiri dari komponen senyawa kimia H2O, yaitu hidrogen dan oksigen.

Unsur Hidrogen itulah yang dimanfaatkan agar mobil dapat berjalan hingga ribuan kilometer. Menakjubkan sekali bukan?

Hebatnya, converter air ke hidrogen itu dibuat Hamidun sendiri. Air yang diubah menjadi hidrogen tersebut dihubungkan ke karburator, sehingga bisa berfungsi sama seperti bahan bakar seperti bensin atau solar.

Dikutip dari berita Okezone, Kamis (17/8), mobil bahan bakar itu sudah melalui tahap uji coba dari Sumut ke Jawa yang jaraknya sudah mencapai ribuan kilometer.

Apa yang dilakukan Hamidun ternyata sama dengan konsep yang diterapkan mobil masa depan FCV Plus yang mengubah uap air menjadi tenaga listrik.

Jika diberdayakakan, FCV Plus bisa berfungsi sebagai pembangkit listrik atau generator untuk mampu menerangi rumah.

Nah sobat otomotif, seandainya pemerintah dan swasta serius menggarap air sebagai energi listrik, maka semua mobil dan penerangan rumah maupun jalan hanya menggunakan air.

Jadi, bahan bakar yang tidak terbaharukan seperti batu bara dan minyak bumi bisa digantikan air.

Karena itu, menjaga lingkungan untuk keberlangsungan air sangat penting. Siapa tahu setelah air banyak berfungsi sebagai tenaga listrik, malah jadi langka karena semua pihak berlomba-lomba mengeksploitasi air di bumi.

1 Response to "Mobil Bahan Bakar Air di Indonesia Saingan Toyota Jepang"

  1. Tidak mungkin dapat dukungan dari mana saja karena membahayakan kartel bbm

    BalasHapus