Berita tentang Israel Akan Menyerang Indonesia, Apakah Kabar itu Benar?

Berita tentang Israel Akan Menyerang Indonesia, Apakah Kabar itu Benar




BERITA tentang Israel akan menyerang Indonesia tersebar viral di media sosial. Apakah kabar itu benar atau tidak?

Informasi berjudul "Israel Berjanji bahwa Indonesia akan Dibuat seperti Palestina" menuliskan, Presiden Israel Reuven Rivlin akan serang Indonesia sama ketika menyerang Palestina jika para hacker Tanah Air masih mengganggu situs-situs mereka.

Israel dikabarkan geram dengan ulah para hacker Tanah Air karena banyak website Israel yang dibombardir, diacak-acak, dirusak para pakar informasi teknologi (IT) asal Indonesia.

Sontak, berita itu viral dan sempat membuat resah netizen. Ada pula yang justru dengan semangat berkobar menantang musuh besar Palestina tersebut.

Meski sempat viral, tetapi kabar itu dipastikan hoax. Situs Islam yang populer di Indonesia, Islamcendekia.com menerbitkan artikel yang memastikan bila berita yang tersebar itu hoax.

Artikel itu berjudul:
Jika Serang Indonesia, Negara Israel Akan Dihapus dari Peta Dunia
Hal itu didasarkan pada penelusuran statement resmi dari pihak Israel, maupun media-media asing-internasional yang tidak memberitakan kabar tersebut.

Berita yang ada, Indonesia mengecam aksi dan tindakan Israel yang membombardir Masjid Al Aqsa. Juga berita-berita tentang upaya RI untuk membebaskan rakyat Palestina di Dewan Keamanan PBB.

Selama ini, Israel dan Palestina memang tidak punya hubungan diplomatik resmi, kecuali sebatas pada hubungan perdagangan, pariwisata dan keamanan.

Apakah alasannya? Sebab, Indonesia mengakui Palestina sebagai negara yang berdaulat, sedangkan Israel tidak. Konflik negara itu dengan Palestina juga menjadi penyebab NKRI tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Namun, kabar Israel mau menyerang Indonesia bukanlah informasi benar, tapi hoax alias bohong. Semoga kita semua aman-aman saja ya guys!

0 Response to "Berita tentang Israel Akan Menyerang Indonesia, Apakah Kabar itu Benar?"

Posting Komentar