Pengertian e-Tilang, Cara Membayar dan Prosedur Lengkap

e tilang elektronik
Penerapan sistem e-tilang. Foto: Tribratanews Polri

e-tilang adalah sistem tilang pelanggaran lalu lintas menggunakan peranti elektronik berupa gadget atau HP Android.

Dengan tilang elektronik, polisi tidak lagi mencatat pelanggaran yang dilakukan pengendara menggunakan kertas, tetapi menggunakan HP atau gadget Android.

Pelanggar tidak harus datang ke Pengadilan Negeri (PN) setempat untuk mengikuti sidang. Pelanggar cukup membayar denda maksimal di bank BRI.

Setelah amar putusan dari pengadilan selesai, pelanggar mendapatkan notifikasi SMS berupa amar putusan lengkap dengan jumlah nominal denda. Sisa atau kembalian denda bisa diambil di kantor BRI lagi di manapun di Indonesia.

Cara bayar e-tilang
1. Anda dikenakan tilang elektronik, diberikan kertas warna biru
2. Bayar ke kantor bank BRI terdekat
3. Jumlah yang dibayar adalah denda maksimal (paling banyak)
4. Bukti pembayaran kasih ke petugas polisi yang menilang untuk mengambil barang bukti yang disita
5. Notifikasi SMS dari pengadilan
6. Ambil sisa atau kembalian denda di bank BRI juga

Mekanisme dan prosedur e-tilang
1. Anda melanggar lalu lintas
2. Polisi menindak, memasukkan data tilang ke aplikasi e-tilang di Android kepunyaannya
3. Anda dapat notifikasi nomor pembayaran e-tilang
4. Anda harus bayar ke Bank BRI terdekat (terserah Anda)
5. Anda ambil barang bukti yang disita polisi dengan bukti pembayaran dari BRI
6. Pelanggaran disidangkan di pengadilan
7. Amar putusan tilang dilakukan menggunakan aplikasi (APK) e-tilang
8. Anda mendapatkan notifikasi SMS yang berisi tentang hasil amar putusan, lengkap dengan sisa atau kembalian
9. Ambil sisa denda ke BRI lagi

Contoh kasus
Anda tidak membawa SIM dan terjaring razia operasi lalu lintas. Anda dikenakan tilang menggunakan sistem e-tilang.

Data-data termasuk nomor HP Anda dimasukkan dalam aplikasi e-tilang, sehingga Anda mendapatkan notifikasi nomor pembayaran tilang untuk Anda bawa ke BRI.

Untuk kasus SIM, Anda dikenakan denda maksimal Rp 1 juta, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang. Setelah Anda bayar ke BRI, bawa bukti pembayaran untuk mengambil barang bukti yang disita polisi, misalnya saja STNK.

Anda cukup diam saja, nggak perlu mengikuti sidang. Nanti, Anda akan mendapatkan notifikasi amar putusan. Misalnya, amar putusan memutuskan denda Rp 600 ribu, maka Anda berhak mengambil kelebihan denda tilang yang Anda bayar di BRI dengan denda maksimal Rp 1 juta.

Ambillah kembalian Rp 400 ribu tadi. Ya, cukup itu saja proses dan mekanisme. Cara ini diambil berberita.com dari sebuah wawancara dengan seorang Kepala Satuan Lalu Lintas di wilayah Jawa Tengah.

Itulah artikel tentang pengertian e-tilang, cara membayar, mekanisme dan prosedurnya lengkap. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

0 Response to "Pengertian e-Tilang, Cara Membayar dan Prosedur Lengkap"

Posting Komentar