Pengertian Botoh dalam Pemilu dan Contohnya Lengkap

PENGERTIAN botoh dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pejudi atau penyabung ayam atau wasit atau pelerai. Pada saat pemilu berlangsung, baik Pilkades, Pilkada, Pilwakot, Pilgub atau Pilpres, biasanya juga muncul istilah botoh.

Banyak yang kemudian bertanya-tanya: Apa arti, maksud, makna botoh dalam konteks pemilu? Contohnya bagaimana?

Seperti dijelaskan KBBI, botoh adalah pejudi. Dalam konteks pemilu, botoh biasanya memanfaatkan momentum pesta demokrasi untuk taruhan siapa calon yang menang.

Botoh Pemilu Demokrasi

Keberadaan botoh dianggap selalu meresahkan. Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Berberita.com menyebutkan, botoh dapat mempengaruhi hasil suara pemilu.

Kenapa? Untuk memenangkan taruhan, tidak jarang botoh menyisihkan dananya untuk melakukan politik uang (money politics) supaya masyarakat menggunakan hak pilih atau mencoblos tokoh yang dijagokan botoh.

Tak ayal, keberadaan botoh terkadang meresahkan. Eksistensinya yang terselubung, tidak terdeteksi justru memberikan pengaruh pada hasil suara. Biasanya, botoh merupakan orang-orang kaya yang ingin mengambil keuntungan dari momentum pesta pemilu.

Contoh lengkapnya begini. Ada seorang pengusaha kaya yang punya uang atau dana khusus untuk taruhan pilkada sebanyak Rp 1 miliar. Taruhannya Rp 750 juta dan uang yang disisihkan Rp 250 juta untuk mempengaruhi suara.

Meski kehilangan Rp 250 juta untuk politik uang, jika dia menang, maka uangnya bertambah Rp 750 juta. Jadi, dia mendapatkan uang dari botoh yang kalah Rp 750 juta dan uang yang dibuang untuk mempengaruhi suara Rp 250 juta, masih untung Rp 500 juta.

Tindakan ini jelas melawan hukum dan bertentangan dengan undang-undang. Karena itu, petugas kepolisian biasanya meningkatkan deteksi intelejen untuk meminimalisasi peran botoh dalam setiap pesta demokrasi.

0 Response to "Pengertian Botoh dalam Pemilu dan Contohnya Lengkap"

Poskan Komentar