Gempa Bumi Tektonik di Banda Aceh, Ini Penyebabnya

BANDA ACEH, Berberita.com – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Banda Aceh dan sekitarnya, Senin (19/12/2016) dini hari sekitar pukul 02.24.42 WIB. Hasil analisis pendahuluan yang dikeluarkan BMKG pada 5 menit pertama menunjukkan gempabumi ini berkekuatan M=5,2.

Setelah dilakukan pemutakhiran (update) berdasarkan data analisis final diperoleh parameter dengan kekuatan M=5,0. Episenter terletak pada koordinat 5,34 LU dan 94,48 BT, tepatnya di laut pada jarak 97 km arah barat Kota Banda Aceh kedalaman 50 km.

Peta tingkat guncangan menunjukkan dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di Banda Aceh, Sabang, Lhonga, Lambaro, Blangme, dan Ujungkrueng pada skala intensitas II SIG-BMKG atau III MMI.

Gempa Bumi Kota Sabang Banda Aceh
Menurut laporan, guncangan gempa bumi dirasakan cukup kuat oleh banyak orang. Mereka sempat panik, karena ada guncangan yang tiba-tiba terjadi. Namun, sampai saat ini belum ada laporan kerusakan sebagai akibat dampak gempabumi.

“Ditinjau dari kedalamannya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal, terjadi akibat aktivitas penunjaman lempeng. Dalam hal ini, lajur subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di Samudra Hindia sebelah barat Aceh dengan laju sekitar 50 mm per tahun dan mengalami patahan pada kedalaman 50 km hingga memicu gempabumi,” ujar Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Dr Daryono kepada Berberita.com, Senin (19/12).

Dia mengimbau kepada warga masyarakat pesisir barat Aceh untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Perlu diketahui, gempa bumi yang mengguncang wilayah Banda Aceh dini hari tadi, bukan gempa susulan Pidie Jaya.

Pasalnya, episenter terletak di Samudra Hindia, tidak terletak di zona klaster gempa susulan. Adapun gempa susulan Pidie Jaya hingga hari Senin pagi ini mencapai112, jumlah ini tidak berubah sejak Sabtu (17/12) lalu, lantaran pada Minggu hingga Senin pagi ini belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

Berdasarkan data tersebut, gempa susulan sudah meluruh. “Kita berharap gempa susulan Pidie Jaya aktivitasnya benar-benar sudah berakhir,” harap Daryono.

0 Response to "Gempa Bumi Tektonik di Banda Aceh, Ini Penyebabnya"

Posting Komentar