Sejarah & Asal-usul Sendang Kasihan Bantul Jogjakarta

Sejarah Asal-usul Sendang Kasihan Bantul Jogjakarta

BANTUL, Berberita.com - Sendang Kasihan adalah salah satu tempat wisata misteri di Dukuh Kasihan, Kelurahan Tamantirto, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sendang Kasihan memiliki sejarah dan asal-usul yang tidak lepas dari sosok Raden Mas Said atau Kanjeng Sunan Kalijaga.

Yudi, juru kunci Sendang Pengasihan membeberkan sejarah dan asal mula munculnya sendang yang dipercaya bisa membuat perempuan menjadi cantik dan awet muda ini. Tak hanya itu, air di sendang kasihan konon dipercaya berkhasiat untuk segera mendapatkan jodoh.

Suatu ketika pada zaman Walisongo, Raden Mas Said (nama kecil Kanjeng Sunan Kalijogo) pergi mengembara. Tiba di dusun kecil bernama Kasihan, beliau bertemu dengan sesosok orang tua misterius yang memberikan tongkat.

"Bilamana dalam suatu waktu dalam posisi mendesak, keadaan darurat, tongkat ini bisa digunakan," kata orangtua misterius yang memberikan tongkat Kanjeng Sunan Kalijaga.

Saat hendak sholat, Raden Mas Said tidak menemukan air untuk berwudlu. Beliau kemudian ingat akan pesan orangtua misterius tadi.

Seketika, Kanjeng Sunan Kalijogo membacakan doa sambil menancapkan tongkat. Selesai berdoa, tongkat dicabut dan ternyata muncul sumber mata air yang kemudian digunakan untuk berwudhu.

"Jadi, asal-usul sendang kasihan ini adalah bekas cabutan tongkat Kanjeng Sunan Kalijaga yang kemudian muncul sumber mata air," ujar juru kunci seperti dikutip berberita.com dari tayangan Dua Dunia Trans 7.

Dalam perjalanan sejarahnya, sendang kasihan menyimpan cerita dan kisah yang erat kaitannya dengan Kerajaan Mataram, sebelum terpecah menjadi Kasultanan Yogyakarta dan Surakarta.

Roro Pambayun, putri Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram diyakini pernah singgah, berendam dan mandi di sendang ini. Dengan mandi di sana, Rara Pembanyun akan memiliki daya pikat magis, kecantikannya terpancar dan terlihat begitu awet muda.

Tujuan Roro Pambayun mandi di Sendang Kasihan adalah untuk memikat Ki Ageng Mangir, penguasa wilayah Mangir. Tidak sendirian, Roro Pambayun diantar oleh para pengiring, emban atau dayangnya.

Sampai saat ini, penduduk sangat yakini bila air Sendang Pengasihan ini bisa membuat tubuh dan badan awet muda, wajah terlihat lebih cantik, bersinar, serta menimbulkan daya memikat yang sangat luar biasa.

Anda traveler, backpacker, wisatawan, penjelajah atau pegiat wisata mistis-religi-spiritual? Cobalah datang ke sendang kasihan saat bertandang ke Kabupaten Bantul, Jogja. Sesekali tengok dan mandi di sana, maka kecantikan Anda akan semakin bersinar.

0 Response to "Sejarah & Asal-usul Sendang Kasihan Bantul Jogjakarta"

Poskan Komentar