Unsur Utama dalam Memilih Lembaga Keuangan untuk Investasi

Ada unsur-unsur utama dalam memilih lembaga keuangan untuk menginvestasikan uang atau harta kita. Kenapa? Sebab, belakangan ini banyak penipuan yang dilakukan pengelola keuangan, mulai dari koperasi hingga perusahaan yang menjanjikan bunga tinggi.

Di berbagai daerah di Indonesia, saat ini masih banyak ditemukan koperasi atau lembaga keuangan yang mengelola harta dari nasabah dalam bentuk penyertaan modal atau deposito, ternyata mengalami kolaps. Maka, tidak jarang banyak nasabah yang akhirnya kehilangan uang dalam jumlah yang tidak sedikit, mulai dari Rp 10 juta, ratusan juta, hingga miliaran.

Dalam salah satu kasus di daerah, ada perusahaan yang menerima penyertaan modal dari nasabah. Perjanjian itu dibuat dalam bentuk sertifikat penyertaan modal di mana nasabah mendapatkan bunga atau deviden 3 sampai 4 persen dalam sebulan.
Unsur Utama dalam Memilih Lembaga Keuangan untuk Investasi
Dengan bunga setinggi itu, banyak warga yang akhirnya berbondong-bondong menginvestasikan uangnya di perusahaan tersebut, mulai dari Rp 10 juta sampai 1,5 miliar. Salah satu narasumber berberita.com mengatakan, dia investasi di perusahaan tersebut senilai Rp 200 juta.

Dia mendapatkan deviden senilai Rp 5 juta per bulan. Dalam beberapa bulan, dia tinggal diam, duduk di rumah, sudah dapat penghasilan Rp 5 juta per bulan di mana uangnya utuh Rp 200 juta. Suatu ketika, perusahaan itu kolaps dan uang Rp 200 juta tidak kembali.

Padahal, sertifikat penyertaan modal tersebut ditandatangani General Manager dengan dibubuhi materai. Perjanjian pun ada. Namun, kalau perusahaan pengelola uang dinyatakan kolaps, mau bagiamana lagi?

Sejumlah kalangan menuding, kolaps adalah alasan paling sering digunakan lembaga keuangan "abal-abal" untuk menghimpun dana dari masyarakat dengan janji bunga tinggi yang sangat menggiurkan, tetapi ternyata itu bentuk dari penipuan. Inilah wajah kejahatan perbankan di Indonesia akhir-akhir ini.

Karena itu, redaksi berberita.com desk ekonomi dan bisnis memberikan tips supaya terbebas dari penipuan. Ada unsur-unsur utama dalam memilih lembaga keuangan, sebelum Anda menginvestasikan uang.

Kredibilitas lembaga
Coba telusuri sejauh mana kredibilitas lembaga keuangan yang akan Anda titipi investasi berupa uang. Penelusuran bisa mencari informasi dari teman, situs, atau ahli.

Kalau memang Anda yakin bila lembaga itu kredibel dan terpercaya, mungkin ada bisa sedikit bernapas lega. Namun, ada unsur-unsur lain yang harus diperhatikan.

Aset lembaga
Coba cari aset yang dimiliki lembaga keuangan di mana Anda menitipkan uang untuk investasi. Aset perlu ditelusuri untuk mengetahui sejauh mana kredibilitas lembaga.

Misalnya, lembaga keuangan baik koperasi maupun perusahaan memiliki rumah sakit, bisnis properti, perumahan, villa, hotel, tanah, bank, simpan pinjam, dan lain sebagainya. Sebab, kalau benar-benar lembaga terpercaya, uang Anda diputarkan untuk bisnis dan Anda dapatkan bagi hasil dari bisnis yang dilakukan lembaga keuangan.

Otoritas jasa keuangan
Lembaga keuangan atau perbankan yang dijamin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentu memiliki kredibilitas yang bisa dipercaya. Sebab, lembaga keuangan yang dijamin OJK selalu diawasi kesehatan lembaganya, termasuk ada jaminan bila kolaps.

Bagaimana kita bisa tahu mana perbankan, bank atau lembaga yang dijamin OJK? Silakan kunjungi situsnya di ojk.go.id, di sana ada kanal yang menyebutkan lembaga-lembaga mana yang diawasi oleh OJK.

Bunga tinggi
Jangan tergiur dengan bunga atau deviden tinggi. Koperasi, perbankan atau lembaga keuangan yang sehat paling maksimal memberikan bunga, antara 10-12 persen setiap tahun bila dalam bentuk deposito.

Banyak koperasi yang memberikan bunga 12 persen untuk deposito atau 1 persen setiap bulan. Bank Mandiri, BRI, BNI dan bank-bank umum konvensional biasanya memberikan bunga 5 persen setiap tahun.

Banyak kasus kejahatan perbankan yang memberikan bunga 3 persen setiap bulan atau mencapai 36 persen setiap tahun yang pada akhirnya kedok dari penipuan. Maka hati-hatilah dan perhatikan unsur utama dalam memilih lembaga keuangan untuk menginvestasikan uang atau harta Anda.

Dalam konteks lain, yaitu pialang pasar uang. Perusahaan yang ingin mendapatkan suntikan dana atau tambahan dana bisa memperhatikan unsur utama, yaitu:
1. Jangka waktu dana dapat digunakan
2. Biaya dan syarat untuk mendapatkan dana

0 Response to "Unsur Utama dalam Memilih Lembaga Keuangan untuk Investasi"

Poskan Komentar