Kisah Pertempuran Ratu Pantai Selatan Vs Jin Laut Merah

Berberita.com - Pada suatu zaman, Ratu Pantai Selatan atau yang dikenal dengan Nyi Roro Kidul ingin memperluas kekuasaannya dengan ekspansi ke wilayah pantai yang ada di Provinsi Sumatera, yaitu Aceh.

Di lingkungan istana kerajaan Laut Selatan, mereka membahas rencana ekspansi itu dengan menyiapkan ribuan bala tentara. Semua pasukan sudah disiapkan untuk menggempur dan menaklukkan kerajaan yang dihuni oleh makhluk gaib di pantai Aceh.

Di Aceh, bangsa gaib atau jin yang hidup di sana dikenal sebagai jin Muslim yang memeluk agama Islam. Sementara itu, makhluk gaib yang ada di Laut Selatan tidak memiliki agama. Menurut pandangan Islam, mereka bisa dikatakan bangsa gaib kafir karena tidak punya agama.

Mereka hanya memeluk ajaran keturunan dari leluhur bangsa gaib di kawasan pantai selatan. Dengan bala tentara yang disiapkan, mereka ngeluruk atau invasi ke kawasan pantai Aceh. Pertempuran pun pecah. Kedua kubu kerajaan makhluk halus itu terlibat peperangan yang dahsyat.

Pertempuran Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul Vs Jin Laut Merah

Semua ilmu dikerahkan untuk saling serang. Tidak disangka, makhluk gaib penguasa pantai Aceh ternyata bersekutu dengan jin penguasa Laut Merah. Ribuan bala tentara jin dari Laut Merah pun ikut berperang melawan pasukan dari Pantai Selatan.

Setelah pertempuran terjadi antara pasukan Nyai Roro Kidul melawan pasukan penguasa laut Aceh dibantu dengan tentara jin Laut Merah, Ratu Pantai Selatan akhirnya terdesak, tersudut. Dia memutuskan mundur dan menginstruksikan patih, senopati, dan prajurit perangnya untuk mundur.

"Pasukan Ratu Kidul tersudut, karena mereka dibantu oleh pasukan dari luar wilayah Sumatera, yaitu Laut Merah," ujar Dewi Angin-angin, bangsa gaib yang bertugas meniupkan angin di wilayah laut Selatan hingga menyebabkan ombak bergulung-gulung dan besar.

Saat kembali ke Istana Kerajaan, Nyi Roro Kidul kemudian mengatakan kepada semua para menteri dan jajarannya. Suatu ketika, pasukan Laut Selatan akan kembali menggempur kawasan itu lagi.

"Pasukan perang pantai selatan tidak kalah. Tapi, hanya mundur untuk mengatur siasat politik dan strategi perang. Suatu saat, kami akan mengadakan pertempuran lagi. Perang akan terjadi lagi," ucap Dewi Angin-angin.

Akibat pertempuran tersebut, negara gaib di Laut Selatan menjadi sangat disegani oleh kalangan bangsa jin di dunia. Sebab, pasukan Laut Merah adalah tentara perang elite dan dikenal dengan kekuatannya yang dahsyat. Laut Selatan pun namanya semakin terkenal, tersohor seantero dunia.

Namun, pasukan Ratu Laut Selatan pernah menggempurnya, tidak kalah, tapi mundur untuk mengatur strategi. Bagi kalangan bangsa jin, memutuskan untuk berperang melawan kerajaan yang dibackingi Kerajaan Laut Merah adalah keberanian yang sangat besar.

Dalam tatanan kekuasaan makhluk gaib sendiri, ada tiga kerajaan terbesar di dunia. Ada yang menyebut, kerajaan terbesar dan terkuat pertama adalah Kerajaan Iblis yang ada di Segitiga Bermuda. Kekuatan terbesar kedua adalah Kerajaan di Laut Merah yang sebagian besar dihuni jin Islam.

Kerajaan gaib terbesar ketiga di dunia adalah Laut Selatan. Akankah Kerajaan Gaib di Pantai Selatan berhasil mengalahkan Kerajaan Gaib di Laut Merah pada peperangan yang disebutkan Dewi Angin-angin? Hanya Allah yang tahu.

Catatan: Kisah mistis ini diambil dari mediumisasi yang dilakukan Tim Liputan DUA DUNIA Trans 7 di Sungai Mati, kawasan pantai selatan, Yogyakarta. Narasumber mengaku namanya Dewi Angin-angin. Kisah misteri ini kemudian dibuat redaksi berberita.com dalam bentuk cerita pendek (cerpen).

Ingat, cerpen ini belum tentu benar dan bukan merupakan fakta sejarah. Sebab, keterangan makhluk halus yang mengatasnamakan dirinya sebagai Dewi Angin-angin bisa saja memberikan data yang tidak sesuai. Semoga cerita pendek mistis ini bisa diambil pelajarannya. (*)

0 Response to "Kisah Pertempuran Ratu Pantai Selatan Vs Jin Laut Merah"

Poskan Komentar