Ilmu Ajian Rawa Rontek, Sejarah dan Asal-usulnya

Berberita.com - Ajian ilmu rawa rontek berasal dari mana? Itu pertanyaan yang acapkali dilontarkan pembaca. Menurut Islam, rawarontek adalah ilmu jahat yang tidak diperkenankan.

Lagipula, tidak ada satu dalil dalam Al Quran maupun hadits yang menerangkan ajian sakti rawa rontek yang kabarnya berasal dari Tanah Jawa. Berikut ulasan lengkap, mulai dari arti, maksud, sejarah dan asal-usulnya.

Rawa rontek adalah ilmu kanuragan yang menyatukan tubuh ketika tubuh dipotong-potong atau dihancurkan, selama darah dan tubuh pemiliknya menyentuh tanah. Karena itu, kelemahan ajian ini adalah pemilik harus dibunuh di udara, jangan sampai terkena bumi.

Berasal dari mana? Dalam film atau sinetron Angling Dharma yang ditulis Imam Tantowi, tayang di Indosiar produksi Genta Buana Paramita, aji rawa rontek berasal dari Empu Daruna Rupa yang kemudian diwariskan Priyamitra.

Ajian Ilmu Rawa Rontek

Suatu ketika, Priyamitra bersama dengan istrinya mengembara ke Pegunungan Ciremai untuk bertemu dengan Empu Daruma Rupa. Di sana, dia bertemu dengan Aki Gobet di tengah jalan.

Aki Gobet menyarakan Priyamitra untuk berguru pada Empu Darunarupa. Dialah satu-satunya pendekar yang memiliki aji rawarontek dan usianya sudah terlalu tua renta hingga sudah saatnya dia melepaskan ilmunya itu untuk diwariskan kepada seseorang.

Dewa mendengar keluhan Empu. Tibalah seorang pendekar bernama Priyamitra yang ingin memiliki ilmu aji rawa rontek untuk mengalahkan Durgandhini dan Sudawirat, pemilik ajian rengkah gunung. Termasuk awalnya untuk mengalahkan Prabu Angling Dharma, Patih Batik Madrim, dan Suliwa.

Pertempuran antara Sudawirat dan Priyamitra pun terjadi, karena mertua Priya Mitra bernama Baron dihabisi Durgandhini dengan kejamnya untuk mencuri ilmu racun. Beberapa kali ajian rengkah gunung menghancurkan tubuh Priyamitra, tetapi gagal karena tubuh itu menyatu kembali.

"Rawarontek adalah ilmu tunggal, bisa dipindahkan kepada siapa pun oleh pemegangnya. Sesudah itu, seluruh kekuatan dan kesaktian pemilik ilmu akan pindah kepada orang yang diberikan ilmu," begitu kata Empu Darumarupa yang kemudian meninggal dunia usai mewariskan ilmu itu kepada Priyamitra.

Pada zaman modern sekarang ini, sangat sulit untuk menemukan seseorang yang memiliki ilmu rawa rontek. Kalaupun ada, biasanya ajian ilmu rawa rontek itu gagal dan tubuh tidak bisa kembali menyatu.

Baca: Misteri Ilmu Pancasona Akhirnya Terkuak!

Karena itu, waspada! Jangan percaya bila ada ilmu rawarontek pada zaman modern ini. Sebab, bila gagal, Anda akan meninggal selamanya, tubuh tidak akan pernah kembali lagi. Lagi pula, menurut Islam, rawa rontek termasuk tidak diperbolehkan dalam Agama.

0 Response to "Ilmu Ajian Rawa Rontek, Sejarah dan Asal-usulnya"

Poskan Komentar