7 Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Omzet Rp 2,8 Miliar

Berberita.com - Jika Anda ingin mengembangkan usaha atau bisnis budidaya udang vaname air tawar, baik secara tradisional, di kolam terpal, dengan plastik mulsa, maupun semi intensif atau intensif, sebaiknya baca tips, kiat, dan cara-cara berikut agar Anda bisa memiliki omzet ratusan juta, bahkan sampai Rp 2,8 miliar setiap tahun.

Sebagai catatan, budidaya udang paname saat ini menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Ada beberapa keuntungan atau keunggulan bila kita memanfaatkan peluang usaha budi daya udang panami.

Antara lain, masa panen lebih cepat, yaitu 50 hari sampai 60 hari sudah bisa dipanen. Sedangkan budidaya ikan seperti bandeng, nila, lele, dll baru bisa panen 4 bulan sampai 6 bulan. Otomatis, Anda akan mendapatkan penghasilan berlipat-lipat.

Selain itu, harga udang vaname terbilang sangat mahal. Ketika dijual di pasar tradisional, harganya berkisar di angka Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram, sedangkan udang untuk ekspor ke Asia seperti Jepang dan China/Tiongkok, harganya bisa tembus Rp 60 ribu hingga Rp 90 ribu per kg.

Tak perlu susah payah menjual, biasanya sudah ada tengkulak yang akan datang ke tambak bila Anda sudah menjalin kerja sama dengan mereka. Hanya dengan butuh pengetahuan tentang budi daya udang paname, Anda bisa menjadi jutawan bahkan milyarder, petani sukses, sekaligus pengusaha yang kaya raya!
Kolam Tambak Udang Vaname Panami Paname Semi Intensif

Apa sih rahasia, kiat, tips, dan cara budidaya udang vaname air tawar hingga tembus omzet Rp 2,8 miliar setiap tahun? Berikut tips dari berberita.com dari hasil wawancara dengan seorang petani udang panami.

1. Persiapkan lahan yang bagus, dikeringkan, pisahkan logam berat atau toksik dalam tanah supaya tidak membahayakan udang paname

2. Perhatikan kualitas air, seperti salinitas, kadar garam antara 1,5 sampai 30 persen, tetapi lebih baik berkisar 10 sampai 20 persen. Harus ada tempat pengisian air untuk buang air dan memasukkan air baru

3. Pakan udang vaname ketika masih kecil dan sudah besar ada sendiri-sendiri dan harus diperhatikan dengan cermat

4. Lakukan pengamatan, penjagaan secara rutin untuk pengembangan. Amati perkembangannya, apakah ada virus yang membuat salah satu udang mati atau tidak

5. Perhatikan cuaca. Kalau cuaca dingin gunakan kapur alam secukupnya, kalau panas ditambah air biar suhu panasnya berkurang atau bisa menggunakan kapur dolomite.

6. Beri nutrisi atau vitamin dalam air

7. Ikuti paguyuban, kelompok, atau komunitas pembudidaya ikan atau udang sehingga Anda memiliki jaringan penjualan, termasuk berbagi pengalaman tentang tips, cara, kiat dan rahasia budidayanya.

Peluang dan resiko
Meski terlihat mudah, budidaya udang vaname ternyata memiliki risiko yang tinggi. Kalau terjadi kematian salah satu udang, cepat menjalar dan biasa membuat seluruh udang mati dalam waktu yang cepat.

Hal itu biasanya karena terkena virus. Karena itu, kalau tidak segera ditangani, semua udang panami yang Anda budidayakan akan mati semua. Maka, butuh pengamatan, penjagaan yang rutin dalam mengembangkan udang paname.

Omzet miliaran rupiah
Buatlah kolam ukuran besar, setidaknya 4.000 meter persegi. Siapkan peralatan dan lahan yang cukup. Modal untuk budidaya udang vaname secara tradisional hanya Rp 5 juta saja, sedangkan semi intensif mencapai Rp 70 juta (belum termasuk alat dan lahan).

Untuk kolam atau tambak ukuran 4.000 meter persegi, bisa diisi 80.000 bibit udang, sedangkan penggunaan sistem semi intensif bisa mencapai 250.000 bibit. Hal itu wajar karena dibantu dengan teknologi.

Jika Anda punya dua tambak, maka penghasilan Anda bisa Rp 240 juta per panen. Setiap panen waktunya antara 50-60 hari. Nah, kalau satu tahun, Anda telaten dan sukses, bisa berpenghasilan Rp 2,8 miliar per tahun. Luar biasa, bukan?

Itulah artikel tentang 7 Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar (teks, non PDF) dengan penghasilan milyaran rupiah yang bisa Anda jadikan referensi dalam membuat makalah, skripsi, tesis atau disertasi. Selamat mencoba!

0 Response to "7 Cara Budidaya Udang Vaname Air Tawar Omzet Rp 2,8 Miliar"

Poskan Komentar