Ramalan Siapa Jodoh Kita Sebenarnya Nanti di Dunia dan Akhirat

Berberita.com - Seseorang bertanya, siapa jodoh gue sebenarnya? Sebetulnya, jodoh kita sebenarnya nanti di dunia dan akhirat masih menjadi misteri. Hampir sulit membuat ramalan siapa jodohku-saya.

Namun, mungkin manusia bisa sedikit meramal, menerka, menebak melalui pengalaman yang pernah dilakukan. Mereka yang sudah menemukan jodohnya bisa bercerita tentang ciri-ciri dan siapa jodoh kita kelak.

"Siapa jodohku sebenarnya? Sebab, gue sudah pacaran selama lima tahun. Saya kenal baik dengan orangtua dan saudara pacar saya. Bahkan, gue sudah merencanakan pernikahan yang tinggal tiga bulan lagi. Namun, ada saja halangan yang menyulitkan jalannya pernikahan. Pacarku akhirnya malah kenal dengan seseorang dalam waktu beberapa bulan dan langsung menikah. Memang jodoh adalah misteri," ucap salah seorang narasumber Berberita.com saat bercerita kisah cintanya.

"Dalam masa pacaran selama lima tahun, gue menjaganya dengan baik supaya tidak terjerumus dalam lembah kenistaan syetan. Gue berpikir, alangkah baiknya bila bulan madu dilakukan pada saat melakukan pernikahan, bukan saat pacaran. Saya bahkan yakin dia adalah jodoh saya, hingga uang, pakaian-baju dan sertifikat tabungan saya titipkan pada pacarku," tuturnya.

Ramalan Siapa Jodoh Kita Sebenarnya Nanti di Dunia dan Akhirat

"Gue berniat menikahi pacarku hanya sejumlah hal, terutama menjalankan sunah Rasulullah Muhammad Saw. Dengan menikah, 10 pintu rezeki akan dibuka selebar-lebarnya. Selain itu, gue ingin membina keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Dia sangat cinta saya, begitu juga gue. Namun, ujung-ujungnya kita gagal melanjutkan ke jenjang pernikahan. Jodoh benar-benar masih menjadi misteri," lanjutnya berkisah.

Narasumber lain mengatakan, ia bertemu dengan seorang gadis. Tanpa pacaran, hanya menjalin hubungan melalui pesan singkat SMS dan telepon, dua bulan langsung menikah. Ia juga tidak menduga bila gadis itu jodohnya.

Narasumber ketiga menceritakan, dia sudah menikah dengan seorang pria dan dikaruniai dua anak. Mereka hidup bahagia dengan harta yang cukup, rumah bagus, dan memiliki dua sepeda motor.

Namun, suatu ketika ada masalah besar yang membuatnya bercerai. Lagi-lagi, siapa jodoh kita nanti sebenarnya di dunia dan akhirat masih menjadi misteri. Meski sudah menikah dan dikaruniai dua anak, tetapi ternyata bukan jodoh dunia dan akhirat.

Narasumber keempat juga bertutur, ia memiliki seorang ayah yang sudah meninggal dunia. Ayah dan ibunya dikaruniai enam anak. Mereka adalah pasangan yang dianggap jodoh, karena kematian yang memisahkan keduanya.

Tapi, seorang anak suatu ketika bermimpi bila ayahnya di akhirat menikah lagi dengan seorang perempuan sederhana yang dianggap lebih dekat Allah ketimbang istrinya di dunia. "Saya mimpi, ayah saya di akhirat menikah lagi. Saya yakin, jodoh ayah saya di akhirat adalah yang ada di mimpi itu. Dia perempuan sederhana berbaju serba putih yang sudah mencapai tingkat makrifat-dekat dan menyatu dengan Allah," ungkapnya.

Dari empat narasumber tersebut, siapa jodoh kita sebenarnya nanti, baik di dunia maupun di akhirat benar-benar masih menjadi misteri dan sulit diramalkan. Sebagai manusia, kita hanya diwajibkan berusaha mencari jodoh terbaik yang bisa membawa kita ke dalam mahligai keindahan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ramalan jodoh
Dalam Islam, Allah dalam QS Ar Ruum ayat 30 berfirman: "Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia menciptakan untukmu istri-isteri dari jenismu sendiri supaya kamu merasa tentram bersamanya. Dan dijadikan-Nya di antara kamu kasih sayang."

Dari ayat Al Quran tersebut, bisa disimpulkan bahwa siapa jodoh kita kelak adalah seseorang yang bisa membawamu kepada sebuah kebahagiaan, ketentraman, dan kasih sayang. Itulah jodoh kita sebenarnya nanti, baik di dunia dan akhirat.

Ada pula yang mencoba meramal bahwa tanda-tanda atau cici-ciri seorang itu nantinya jodoh kita adalah seseorang yang bisa memahami keadaan kita, mudah memaafkan kita, bisa memotivasi diri kita, ada kemiripan pada wajah, ada ikatan batin yang kuat, saling menerima kekurangan masing-masing.

Selain itu, ada pula ciri-ciri sebagai berikut: Tiba-tiba saja nyaman dalam menjalin hubungan dan cinta, beberapa kali terlibat pertengkaran tapi bertengkar dengan sehat dan produktif, tidak merasa jenuh dan bosan dengan seseorang itu, saling terbuka antara satu dengan lainnya, dan saat bersama-sama seperti sahabat karibnya sendiri.

Mimpi jadi ramalan
Jangan remehkan mimpi. Tak hanya bunga tidur, sebuah mimpi bisa jadi merupakan pesan yang dikirimkan Allah untuk Anda. Hanya saja, kamu bisa menafsirkan mimpi atau tidak.

Kalau Anda bermimpi tentang siapa jodoh kita nanti, sebaiknya segera berdoa kepada Allah dan shalat istikharah untuk meminta petunjuk lebih lanjut. Atau, Anda bisa berkonsultasi kepada guru spiritual atau orang tua.

"Jodohmu nanti berasal dari utara-barat. Carilah bunga bambu kuning di sana, maka jodohmu akan kamu dapatkan," ujar seorang narasumber Berberita.com menirukan pesan kiai spiritualnya.

Setelah dicari, ternyata tidak ada kembang bambu kuning. Setelah bingung mencari, ternyata bunga bambu kuning adalah melambangkan seorang perempuan dengan tinggi semampai, kulitnya kuning langsat.

Setelah beberapa tahun kemudian, laki-laki itu menemukan jodoh di utara-barat dengan ciri-ciri jodohnya sesuai yang dipesankan kyai spiritualnya. Meski menjadi misteri yang ditutupi kabut tebal, tetapi siapa jodoh kita sebenarnya nanti bisa dicari sesuai dengan petunjuk Allah.

Semoga kita mendapatkan jodoh terbaik yang membawa kita pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Katakan amin dan sebarkan link berita ini kepada teman-teman, sahabat dan keluarga. Semoga bermanfaat, amin. (*)

0 Response to "Ramalan Siapa Jodoh Kita Sebenarnya Nanti di Dunia dan Akhirat"

Poskan Komentar