7 Tips Usaha Bisnis Batik Omzet Rp 500 Juta/Bulan, Peluang Anda!

Tips usaha bisnis batik dengan omzet ratusan juta rupiah per bulan, bahkan bisa milyaran ini bisa menjadi peluang emas Anda, sebelum memulai membuka usaha batik. Bagaimana cara memulai bisnis batik?

Berikut hasil wawancara berberita.com dengan seorang pengusaha batik tulis yang sudah memiliki omset dan penghasilan hingga Rp 500 juta/bulan dengan rata-rata pendapatan kotor Rp 200 juta per bulan.

Pertama, kita harus menyiapkan rumah produksi yang meliputi peralatan membatik, pewarna dan segala macamnya. Sebaiknya, rekrut karyawan yang sudah bisa membuat batik tulis.

Kenapa harus batik tulis? Sebab, harga batik tulis cenderung lebih mahal, meski prosesnya cukup lama. Tapi, bila kita mau telaten, hasilnya luar biasa.

peluang usaha bisnis batik tulis omzet ratusan juta miliaran rupiah

Batik tulis yang dibuat langsung menggunakan tangan merupakan handmade yang diburu berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, politisi, pejabat, pegawai negeri sipil (PNS) dan semua kalangan. Beda dengan batik cap atau sablon, biasanya hanya dipakai masyarakat biasa.

Itu sebabnya, usaha bisnis batik tulis lebih menjanjikan ketimbang batik cap atau sablon yang cenderung tidak memiliki seni yang bagus atau kaku. Bila Anda sudah bisa memproduksi batik sendiri, selanjutnya perhatikan tips, cara dan kiat berikut.

Kedua, Promosikan lewat internet atau online, mulai dari situs atau website, blog, Facebook, Twitter, Whatsapp, BBM, Instagram, dan semua aplikasi media sosial lainnya. Media ini ampuh untuk menjaring pembeli dari luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri.

Ketiga, kenal dengan instansi pemerintahan. Bila kenal baik, suatu saat ketika ada proyek pengadaan batik. Jika satu batik tulis Anda bisa mengantongi untung Rp 20 ribu saja, coba kalau proyek pengadaan itu mencapai 10.000 kain, Anda akan meraup untung bersih Rp 200 juta. Fantastis, bukan?

Keempat, ikut berbagai pameran di daerahmu, provinsi, nasional, atau bahkan internasional. Biasanya, Anda harus kenal dengan Diskranasda. Pameran batik terbukti bisa membuat Anda menjadi pengusaha batik yang sukses dan meraup omzet ratusan juta rupiah.

"Saya pernah ikut pameran di China, Vietnam, Malaysia, Singapura, Amerika, dan Eropa. Hasilnya luar biasa. saya bisa mengantongi omzet atau penghasilan kotor mencapai Rp 1,3 miliar. Keuntungan bersih sekitar Rp 750 juta," ungkap seorang pengusaha yang diwawancara berberita.com di rumah produksinya.

Kini, ia memiliki rumah dan mobil mewah dari hasil usaha batik yang dirintis mulai dari nol. Awalnya, ia hanya jualan batik reseller dari pengrajin batik. Setelah belajar, akhirnya ia bisa memproduksi batik tulis sendiri dengan karyawan 30 orang.

Kelima, buka wisata batik. Jangan sungkan untuk mengajarkan ilmu membatik kepada masyarakat, pelajar, mahasiswa dan peneliti. dengan membuka program wisata batik di rumah produksimu, kamu akan menjadi semakin dikenal dan dipercaya konsumen.

Keenam, buka gallery atau butik. Dengan adanya toko offline alias toko butik, Anda akan semakin bergengsi. Kalau ada yang ingin singgah dan membawa oleh-oleh batik, bisa singgah di gallery Anda.

Ketujuh, pertahankan kualitas batik. Konsumen tidak bodoh. Mereka bisa dengan mudah menilai mana produk yang baik dan jelek. Buatlah batik dengan kualitas kain yang bagus, termasuk warna batik yang berkualitas.

Dari berbagai pengalaman, jika konsumen puas dengan produk Anda, mereka akan menyimpan nomor telepon Anda dan akan membeli lagi bila butuh. Atau bahkan, mereka akan memborong batik-batik buatan Anda.

Itulah 7 kiat, cara, rahasia dan tips usaha bisnis batik omzet Rp 500 juta/bulan yang bisa menjadi peluang emas buat Anda. Bahkan, bila telaten dan fokus, Anda bisa mendapatkan untung, pendapatan dan penghasilan miliaran rupiah. Selamat mencoba!

0 Response to "7 Tips Usaha Bisnis Batik Omzet Rp 500 Juta/Bulan, Peluang Anda!"

Poskan Komentar