Pengertian Hak Milik Atas Tanah (HM) Pembahasan Lengkap

Pengertian hak milik atas tanah adalah hak penuh, paling kuat dan turun temurun yang dimiliki seseorang atas tanah. Hak milik biasa disingkat HM. Berikut pembahasan lengkapnya dari berberita.com untuk Anda.

Hak milik atas tanah bisa dialihkan kepada orang lain melalui proses jual beli, warisan seperti anak, percampuran harta karena perwakinan seperti suami istri.

Ingat, hak milik hanya bisa dimiliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan warga negara asing (WNA) juga berhak mendapatkan HM lantaran warisan tanpa wasiat atau campuran harta karena pernikahan.

Hak milik atas tanah harus didaftarkan menurut aturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Sertifikat hak milik bisa saja berubah kepemilikannya bila pemilik awal menjual, menukar, memberi atau hibah, pemindahan hak dengan wasiat, pemberian menurut adat, atau hal-hal lain yang diatur pemerintah.

Ketika Anda mau membeli ruko atau pusat pertokoan, maka yang harus Anda perhatikan apakah pembelian itu masuk HM atau sekadar hak guna. Bila HM, ruko dan tanah itu sudah menjadi milik mutlak dan penuh Anda.

tanah luas dijual murah lokasi strategis dekat kota
Contoh tanah luas dijual murah lokasi strategis dekat kota (Wikipedia)

Istilah HM sudah lama dikenal di dunia properti. Kalau beli rumah, biasanya memang rata-rata bukan rumahnya saja yang dibeli, tetapi juga tanahnya.

Dengan begitu, masyarakat mengenalnya dengan istilah "rumah-tanah". Itu yang dimaksud dengan rumah HM. Artinya, rumah beserta tanah sudah menjadi milik Anda secara sempurna, seutuhnya.

Itu pembahasan lengkap seputar pengertian, makna atau arti hak milik atas tanah (HM). Silakan jadikan sebagai referensi rujukan untuk membuat artikel/makalah selama mencantumkan sumber. Semoga bermanfaat. (*)

0 Response to "Pengertian Hak Milik Atas Tanah (HM) Pembahasan Lengkap"

Poskan Komentar