Pengertian Hak Guna Usaha (HGU) dan Contohnya

Pengertian hak guna usaha (HGU) menurut Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPerdata) adalah hak untuk menikmati barang tidak bergerak milik orang lain sepenuhnya dengan kewajiban membayar "upeti" tahunan kepada pemilik tanah sebagai pengakuan kepemilikannya. Upeti itu bisa berupa uang atau pendapatan/hasil.

Istilah mudahnya, kita menyewa tanah dengan membayar uang setiap tahun Rp 10 juta per hektare atau membayar dengan bagi hasil dari pemanfaatan tanah yang Anda sewa sesuai dengan kesepakatan hitam di atas putih. Itu yang disebut dengan hak guna usaha dengan singkatan HGU.

Dengan HGU, kita bisa memberdayakan, menggunakan, memanfaatkan atau menikmati barang (biasanya tanah, rumah, ruko) untuk keperluan usaha, tetapi tidak bisa memiliki barang itu secara penuh. Kita cuma bisa menggunakan barangnya, tetapi bukan milik kita.

Hak para pemegang HGU
  1. Membebani tanah dengan hipotek dan memelihara keseluruhan lahan dengan jangka waktu sesuai dengan kesepakatan hukum
  2. Memakai bangunan/gedung dan seisinya, termasuk tanaman yang diusahakan selama hak guna lahan dijalankan
  3. Dibebaskan dari upeti, bila tidak memperoleh hasil apapun selama 5 tahun berturut-turut. Ini biasanya sesuai kesepakatan yang diatur menggunakan mekanisme hukum.
hak guna usaha perkebunan kelapa sawit
Ilustrasi/contoh hak guna usaha perkebunan kelapa sawit. (Wikipedia)

Kewajiban pemegang HGU
  1. Tidak berhak menuntut pemilik tanah membayar harga bangunan, gedung, tanaman atau apapun yang dibuat dan masih berdiri saat waktu hak guna usaha berakhir
  2. Tidak boleh memecah pembayaran meski tanah sudah dibagi-bagi untuk berbagai jenis usaha
  3. Membayar pajak yang dikenakan terhadap tanah

Contoh hak guna usaha
Contoh hak guna usaha dalam kehidupan nyata sehari-hari adalah Alfamart menyewa tanah di Kota Jakarta untuk usaha retail atau swalayan.

Pihak Alfamart kemudian membangun gedung atau bangunan di sana dengan kontrak selama 10 tahun dengan biaya Rp 1 miliar, misalnya saja. Namun, tanah tetap menjadi hak milik seseorang, bukan punya Alfamart.

Sebab, perjanjian atau akadnya adalah Alfamart hanya membeli hak guna usaha (HGU), bukan hak milik. Kalau pengen tahu apa itu hak milik, silakan baca:


Itu sudah ada dalam peraturan KUHPerdata. Namun, contoh di atas hanya ilustrasi saja, bukan yang sebenarnya. Contoh nyata lainnya, Anda menyewa tanah seluas 10 hektare selama 10 tahun dengan harga Rp 500 juta untuk perkebunan kelapa sawit.

Bila perjanjian awalnya bukan dibayar menggunakan uang secara cash money, tetapi bagi hasil dari pendapatan mengelola perkebunan kelapa sawit (berapa persen untuk pemilik tanah), itu juga tidak masalah selama perjanjian jelas menggunakan peraturan hukum yang jelas pula.

Anda berhak mengolah tanah tersebut dengan perkebunan kelapa sawit selama kurun waktu yang disepakati, tetapi tanah tetap bukan milik Anda. Peraturan, perjanjian dan kesepakatan harus jelas di awal supaya tidak muncul permasalahan di kemudian hari.

Demikian pembahasan lengkap mengenai pengertian hak guna usaha (HGU) dan contohnya (perkebunan kelapa sawit) yang bisa Anda jadikan sebagai referensi untuk membuat makalah/skripsi/tesis/artikel ilmiah, selama mencantumkan sumber. Semoga bermanfaat. (*)

0 Response to "Pengertian Hak Guna Usaha (HGU) dan Contohnya"

Poskan Komentar