Ketentuan Hak Pakai Atas Tanah untuk Orang Asing

Hak pakai atas tanah untuk orang asing ketentuan hukumnya bisa menggunakan dasar dari Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1996 tentang kepemilikan orang asing, termasuk UU No 5 Tahun 1960 tentang Pokok-pokok Agraria.

Dengan aturan itu, orang asing memungkinkan untuk menggunakan hak pakai secara penuh selama 70 tahun. Namun, ada ketentuan, aturan, dan syarat-syaratnya.

Salah satunya, kendari harus dari pengembang nasional dan kewajiban membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) untuk pengembang yang mengerjakan konsumen asing.

Tak hanya itu, obyek yang diperjualbelikan hanya untuk properti di atas lantai empat. Sementara itu, lantai di bawahnya digunakan untuk warga lokal.

Bisnis Properti Ketentuan Hak Pakai Atas Tanah untuk Orang Asing

Namun, pasal dan ketentuan hukum itu bertentangan dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mencabut hak pakai di muka atas tanah bagi investor asing dalam UU No. 22 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mengizinkan pemberian hak pakai atas tanah untuk orang asing langsung selama 70 tahun. Seperti aturan lama, MK ingin hak pakai selama 25 tahun, diperpanjang sampai 20 tahun, dan diperbarui lagi selama 25 tahun.

Bila Anda masih belum tahu apa itu hak pakai, silakan baca: Kupas Tuntas Seputar Hak Pakai atas Tanah dan Contoh Kasusnya

Karena itu, coba Anda konsultasikan kepada pengacara atau konsultan hukum agraria untuk melakukan kajian pada pemasalahan/kasus hak pakai atas tanah untuk orang asing/warga negara asing. (*)

0 Response to "Ketentuan Hak Pakai Atas Tanah untuk Orang Asing"

Poskan Komentar