Arti maksud sertifikat hak guna bangunan (HGB) dan contohnya

Hak guna bangunan atau disingkat HGB artinya adalah hak untuk mendirikan dan memiliki bangunan di atas tanah yang bukan miliknya sendiri. Jangka waktu hak guna bangunan paling lama adalah 30 tahun.

Jangka waktu hak guna bangunan bisa diperpanjang lagi selama 20 tahun, bila jangka waktu pada awal perjanjian sudah habis. Sertifikat HGB bisa dibuat dengan perjanjian atas tanah milik negara berdasarkan penetapan pemerintah atau tanah milik seseorang melalui perjanjian hingga terbitlah sertifikat. Simak ulasan lengkapnya dari berberita.com untuk Anda.

Hak pemegang sertifikat HGB
Kalau Anda memegang sertifikat hak guna bangunan, Anda berhak menguasai dan memanfaatkan tanah susuai dengan jangka waktu yang ditetapkan. Misalnya, untuk keperluan pribadi, usaha/bisnis, bahkan Anda bisa mengalihkan hak Anda kepada orang lain melalui proses jual beli, tukar menukar, penyertaan modal, hibah/warisan.

Sertifikat HGB bisa dialihkan kepada orang lain. Caranya, biasanya melalui jual beli dan dilakukan menggunakan akta pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Jual beli biasanya dilakukan dengan pelelangan dibuktikan dengan berita acara lelang.

hak guna bangunan hgb apartemen mewah murah

Kalau diwariskan kepada anak atau cucu, harus ada surat wasiat atau surat keterangan waris yang dibuat instansi berwenang.

Ingat! peralihan HGB harus melalui persetujuan tertulis dari pemegang hak milik (HM). Bila Anda tidak tahu apa itu hak milik, baca juga: Kupas Tuntas tentang Hak Milik (HM) Tanah.

Anda juga bisa menjadikan jaminan hutang dengan dibebani hak tanggungan (HT) yang nanti bakal terhapus saat kepemilikan hak guna bangunan (HGB) berakhir.

Contoh hak guna bangunan
Contoh mudah HGB dalam kehidupan nyata adalah sewa apartemen. Anda membeli apartemen di Jakarta Pusat senilai Rp 5 miliar selama 30 tahun, itu berarti Anda tidak bisa memegang sertifikat hak milik (HM) tanah.

Anda hanya mendapatkan sertifikat hak guna bangunan apartemen selama 30 tahun. Bila jangka waktu sudah habis, maka Anda akan diminta untuk mengurus dokumen perpanjangan dengan jangka waktu maksimal 20 tahun.

Itu sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 16 Tahun 1985 tentang Rumah Susun. Kenapa kita tidak bisa memiliki hak milik apartemen? Jelas! Tidak ada tanah dalam apartemen, karena model/bentuknya rumah bersusun seperti gedung pencakar langit.

Demikian artikel seputar pengertian, arti, maksud sertifikat hak guna bangunan (HGB) lengkap dengan contohnya yang bisa dijadikan referensi untuk membuat makalah, skripsi, tesis, disertasi, selama mencantumkan sumber. (*)

0 Response to "Arti maksud sertifikat hak guna bangunan (HGB) dan contohnya"

Poskan Komentar