Sejarah Asal-Usul Nama Kota Semarang Jawa Tengah

Sejarah asal-usul nama Kota Semarang yang menjadi ibu kota Jawa Tengah memiliki beragam versi cerita dan kisah. Ada yang bilang, nama Semarang berasal seorang Cina muslim, ada juga yang bilang berasal dari pemberian Raden Pandan Arang yang dikenal dengan Pandanaran.

Lantas bagaimana cerita, kisah, sejarah, asal-usul, dan legendanya? Dalam sejarah Babat Tanah Jawa menyebutkan, seorang pangeran dari Kesultanan Demak Bintoro bernama Made Pandan ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam.

Suatu ketika, dia menemukan daerah yang namanya Pergota. Ada yang menyebut dengan istilah Pragota. Saat ini, nama itu menjadi Bergota.

Nama Bergota sendiri bukan menjadi nama kota, tetapi justru hanya sebatas tempat lokasi yang berada di kelurahan Randusari, Semarang Selatan yang dikenal angker, wingit, dan mistis.

Klenteng Sampokong Peninggalan Laksamana Ceng Ho di Semarang
Klenteng Sampokong Peninggalan Laksamana Ceng Ho. (Wikipedia)

Cerita versi resmi pemerintah
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan sejarah resmi bahwa nama Semarang berasal dari kata "asem" dan "arang". Asem adalah semacam buah rasanya masam bercampur manis yang biasa kita temui.

Arang diambil dari bahasa Jawa, artinya jarang. Saat itu, Ki Ageng Pandan Arang yang mendapatkan julukan Ki Ageng Pandanaran menjabat sebagai bupati pertama di kota itu diangkat Sultan Demak.

Ia bertempat tinggal di sebuah lokasi di mana ditumbuhi pohon asam yang tidak tumbuh secara rapat, tetapi jarang-jarang atau dalam bahasa Jawa "arang-arang". Dengan kondisi itu, bupati pertama itu memberinya nama "Semarang" yang artinya "asem arang-arang" atau bahasa Indonesia: "asam jarang-jarang".

Nama Ki Ageng Pandanaran sendiri saat ini menjadi nama sebuah jalan di bagian barat Simpang Lima atau Alun-alun Kota dan juga menjadi sebuah hotel berbintang di Semarang, yaitu Hotel Pandanaran.

Versi novel bersejarah
Dalam buku novel berjudul Sabda Palon: Kisah Nusantara yang Disembunyikan, redaksi Berberita.com menemui asal usul nama kota Semarang diambil dari kata "Sam Bao Long". Nama itu diberikan orang-orang Cina Muslim sepeninggal Ong King Hong, pengikut sekaligus orang kepercayaan Laksamana Ceng Ho atau Laksamana Sam Bao.

Sam Bao Long artinya adalah tempat makam pengawal pribadi Laksamana Ceng Ho. Oleh penduduk setempat, kata-kata itu akhirnya diucapkan menjadi "Semarang". Sebuah tempat pelabuhan besar yang dulunya dikenal dengan nama Pergota atau Pragota.

Diakui atau tidak, orang-orang keturunan Cina beragama Muslim dari Negeri Champa dan berbagai negeri lainnya tumbuh dan berkembang pesat di Pergota yang kini dikenal dengan Semarang.

Itulah artikel seputar sejarah asal usul nama Kota Semarang yang saat ini menjadi ibu kota Jawa Tengah di mana pada zaman Majapahit dikenal sebagai pelabuhan besar dan menjadi daerah bagi Kerajaan Majapahit untuk membuat meriam lengkap dengan mesiu-mesiunya yang canggih. Pada era Majapahit, nama ini dikenal dengan Pergota. (*)

0 Response to "Sejarah Asal-Usul Nama Kota Semarang Jawa Tengah"

Poskan Komentar