Arti Short Time dan Long Time dalam Hotel

Berberita.com - Apa arti short time dalam istilah hotel? Atau, apa pengertian long time dalam ilmu perhotelan?

Pertanyaan itu muncul ketika seseorang ingin mencoba untuk menginap di hotel dalam waktu yang sebentar dalam hitungan jam. Biasanya, short time paling sebentar tiga jam.

Istilah long time muncul, karena ada istilah short time. Long time sendiri sebetulnya layanan normal, yaitu one day. Jadi, sebetulnya kata-kata tersebut tidak ada.

Short time dalam masyarakat identik dengan hal yang negatif. Misalnya untuk keperluan tidur bersama PSK. Pasalnya, tidak mungkin seseorang menginap di hotel untuk istirahat kalau hanya sebentar.

Setiap hotel punya kebijakan. Ada yang memberikan layanan short time, ada yang tidak. Istilah itu lumrah ditemui di berbagai hotel seperti Semarang, Bekasi, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, dan kota-kota besar lainnya.

Foto Kamar Hotel Bagus
Foto kamar hotel berbintang. Sumber: Wikipedia

Pengertian short time
Short time artinya adalah layanan hotel dengan waktu yang singkat, tidak penuh, atau waktu pendek. Paling cepat tiga jam.

Biasanya, tamu hotel minta layanan short time untuk menginap dalam waktu yang sangat sebentar untuk memotong harga penuh. Misalnya, sehari hotel harganya Rp 600 ribu di hotel berbintang empat.

Berhubung tamu mengambil short time, dia cukup bayar Rp 300 ribu saja. Namun, tidak semua hotel menyediakan layanan short time. Artinya, mau lama atau sebentar, bayarnya tetap full time atau one day.

Bila ada yang memanfaatkan layanan short time untuk bobok, tidur bareng PSK atau wanita panggilan, itu sudah menjadi tanggung jawab tamu hotel.

Itulah pengertian short time dalam hotel artinya menginap dalam waktu sebentar, tidak penuh dengan harapan mendapatkan diskon atau potongan harga biar lebih murah. Jangan disalahgunakan untuk main di ranjang sama PSK atau pacar, ya? (*)

0 Response to "Arti Short Time dan Long Time dalam Hotel"

Poskan Komentar