Makna dari Sebuah Kecantikan Alami-Sejati bagi Wanita

Makna dari sebuah kecantikan bagi wanita selama ini didominasi dari perspektif produk kosmetik. Diakui atau tidak, kecantikan alami dan sejati dinomorduakan. Akibatnya, cantik itu mesti putih, langsing, mancung, bermata agak sipit, rambut lurus dan lain sebagainya.

Dengan paradigma kecantikan itu, perempuan kemudian dituntut untuk cantik dan seksi sesuai dengan produk pasar. Mereka akhirnya membeli pemutih, pelangsing, rebonding untuk meluruskan rambut hingga berusaha memancungkan hidung dengan alat pemancung.

Yang lebih mengerikan, banyak perempuan terutama di kalangan artis yang berduit merubah bentuk wajahnya dengan operasi plastik. Mereka berharap agar tubuh yang dianugerahkan dari Tuhan menjadi cantik seperti yang diiklankan di sponsor-sponsor produk kecantikan seperti hidung mancung, langsing, putih, dan lain sebagainya.

Benarkan arti, filosofi, hakikat dan makna kecantikan bagi wanita memang seperti itu? Bagi sebagian laki-laki memang iya, tetapi tidak semuanya. Jadi, berbanggalah dengan kecantikan alami yang diberikan Tuhan kepada kamu. Hanya, kita perlu merawat sebaik-baiknya tapi tak perlu memaksa dengan bahan-bahan kimia berbahaya.

roro mendut wanita jawa cantik alami sejati
Ilustrasi Roro Mendut sebagai representasi wanita paling cantik di Jawa. (Indonesia Kaya)

Makna dari sebuah kecantikan bagi wanita
Ada tiga kelompok persepsi masyarakat mengenai kecantikan bagi perempuan. Simak ulasannya dari redaksi Berberita.com di bawah ini.

Pertama, kecantikan fisik (outer beauty). Ini dilihat dari bentuk fisik saja, misalnya langsing, putih, mancung, wajah ayu, tubuh melengkung seperti gitar spanyol, dan lain sebagainya.

Dari zaman ke zaman, parameter dan paradigman akan mengalami perubahan. Dulu, pernah suatu zaman menganggap bahwa wanita dengan agak gemuk sedikit itu lebih cantik dan seksi ketimbang perempuan yang langsing. Namun, saat ini sudah berubah di mana kategori cakep itu langsing.

Kecantikan fisik akan selalu berubah menyesuaikan zaman. Coba saja lihat, pakaian yang bagus dan menarik bagi wanita zaman tahun 1970-1990 an berbeda dengan fashion di atas tahun 2000. Tak hanya wajah dan kategori fisik, fashion pun mengalami perubahan paradigma di mata masyarakat.

Kedua, kecantikan dari dalam atau yang sering disebut dengan inner beauty. Hakikat kecantikan ini dilihat dari kapasitas intelektual, emosional, kecakapan, kemampuan, skill, hingga aspek spiritual seorang wanita.

Artinya, hakikat dan makna dari kecantikan bagi perempuan dilihat dari kualitas intelektual, emosional, hingga spiritual. Meski tidak terlalu cantik seperti yang diasumsikan oleh umum, tetapi pria yang suka dengan inner beauty akan lebih memilih kategori itu ketimbang outer beauty.

Ketiga, kecantikan fisik dan non fisik. Ini yang didambakan setiap pria. Tak hanya ayu rupanya, tetapi juga cakep hati, perilaku dan kepribadiannya.

Biasanya, kelompok ketiga inilah yang seringkali dipilih sebagai Miss Universe dalam ajang pencarian bakat ratu sedunia. Sayangnya, selama ini Indonesia belum pernah meraih dalam ajang Miss Universe.

Pria punya selera
Hai para wanita. Ingat, masing-masing pria memiliki selera yang berbeda. Jadi, jangan anggap cantik itu monoton putih, mancung, rambut lurus dan langsing saja.

Dari sejumlah survey bebas yang dilakukan Berberita.com, ada laki-laki yang bilang cantik itu agak tembem, tidak terlalu langsing-langsing amat, berambut lurus, dan mata pas-pasan tidak besar tidak sipit.

Jadi, keliru jika cantik bagi wanita selalu identik dengan putih, langsing, kurus, mancung dan lain sebagainya seperti orang-orang Amerika, Eropa, dan Korea. Ingat, pria punya selera!

Kategori seksi itu pun berbeda antara satu laki-laki dengan laki-laki lainnya. Malah, kadang pria suka dengan perempuan yang cantik alami dan sejati tanpa kosmetik. Hakikat cantik alami itu apa adanya. Makna cantik sejati itu inner beauty. Bagaimana dengan Anda? (*)

0 Response to "Makna dari Sebuah Kecantikan Alami-Sejati bagi Wanita"

Poskan Komentar