Cara Memulai Bisnis Undangan Pernikahan dan Souvenir

Cara memulai bisnis undangan pernikahan dan souvenir yang paling harus Anda persiapkan adalah pengetahuan tentang bagaimana seluk-beluk desain hingga proses pembuatan. Jika Anda tidak punya mesin cetak, bisa memanfaatkan jaringan yang Anda punya. Misalnya, teman yang punya mesin dan peralatan lengkap.

Ada banyak bentuk ketika Anda ingin memulai bisnis undangan pernikahan dan souvenir. Kalau Anda tidak punya mesin cetak sendiri, sebaiknya perkuat jaringan kepada teman atau kolega Anda yang ada di pusat percetakan.

Di sana, setidaknya Anda harus tahu teknik pewarnaan, ukuran mesin, ukuran cetak dan hal-hal teknis lainnya. Kecuali kalau Anda punya mesin cetak sendiri, itu bukan menjadi persoalan.

Tapi, untuk membeli mesin percetakaan harganya super mahal, mulai dari Rp 150 juta hingga Rp 300 juta an ke atas. Jadi, cara memulai bisnis undangan pernikahan dan souvenir yang tepat adalah pengetahuan dan jaringan kepada pusat percetakan dulu.

Setelah Anda paham soal itu, sebaiknya siapkan sejumlah hal, antara lain pelajari model-model bentuk undangan yang diminati pasaran saat ini, teknik desain undangan, pelajari bahan-bahan kertas yang digunakan, buat dummy, kantor hingga promosi.

bentuk model undangan pernikahan simpel sederhana elegan
Contoh model/bentuk undangan pernikahan simpel, sederhana, elegan.

Bentuk undangan
Anda harus update bentuk-bentuk undangan yang digemari pasaran masa kini. Jadi, Anda bisa tawarkan kepada pelanggan beragam model.

Anda juga harus paham betul jika suatu saat pelanggan minta dibuatkan undangan dengan model yang ia bawa dari rumah. Ini memang agak berat, tetapi sebetulnya sederhana.

Misalnya, bentuk atau model undangan pernikahan dengan tulisan emboss, foil, atau potongan kertas dengan variasi tertentu. Undangan eksklusif dan mahal biasanya berupa hard cover dengan bentuk tebal.

Ada juga yang membuat undangan hasil perpaduan dari hasil cetakan mesin dengan kerajinan tangan atau handmade. Bentuk-bentuk inilah yang harus Anda pelajari sebelumnya.

Teknik desain
Kalau Anda tidak bisa teknik desain dengan berbagai program seperti Corel Draw, Adobe photoshop, Adobe Illustrator, Adobe Freehand, Indesign dan lainnya, sebaiknya Anda rekrut satu karyawan yang bisa untuk mendesain undangan pernikahan dan souvenir.

Meski terkesan sepele, tetapi teknik desain bisa menentukan bagus tidaknya undangan yang menjadi produk andalan Anda. Perhatikan soal ini!

Pelajari jenis bahan
Banyak sekali jenis kertas yang bisa digunakan untuk membuat undangan pernikahan. Misalnya, kertas art cartoon, mate paper, dan lain sebagainya. Jenis kertas menentukan kualitas dan harga. Jadi, pelajarilah jenis bahan dulu.

Buat dummy/contoh undangan
Sebaiknya, buat dummy atau contoh undangan lalu pajang di toko Anda. Di sana, Anda bisa menawarkan beragam undangan kepada pelanggan.

Promosi
Menurut redaksi Berberita.com, promosi itu sangat mudah dan hal nomor sekalian. Pada dasarnya, ketika undangan Anda berkualitas, eksklusif, apalagi murah dibanding lainnya, maka dengan sendirinya akan datang.

Namun, untuk awal-awal buka usaha Anda memang harus gencar buat promosi. Misalnya, buat kartu nama, facebook, website, blog, dan cara-cara lainnya agar bisnis undangan dan souvenir Anda dikenal.

Jangan lupa, kasih potongan harga atau diskon atau semacam doorprize agar pelanggan tertarik dan minat, asal Anda masih untung selama memberikan potongan harga.

Bisnis souvenir
Dalam beberapa pengalaman, bisnis souvenir biasanya sebuah toko hanya menjadi makelar saja. Artinya begini, Anda buka toko pembuatan souvenir, tetapi yang menggarap adalah pusat percetakan.

Syukur, Anda punya alat-alat untuk membuat souvenir sendiri malah lebih mantap. Misalnya, gelas cantik berisi tulisan pernikahan, Anda cukup beli gelas seharga Rp 6 ribu dan sablonkan pada pusat percetakan seharga Rp 3 ribu per gelas.

Lengkapi dengan pernak-pernik dan bungkus seharga Rp 2 ribu. Total modal Rp 11 ribu dan Anda bisa jual Rp 15 ribu. Untung Rp 3 ribu dikalikan jumlah yang dipesan seribu gelas, Anda sudah mengantongi untung bersih Rp 3 juta. Bagaimana?

Demikian halnya kipas pernikahan, pensil atau souvenir lainnya, Anda bisa bekerja sama dengan seseorang yang kreatif dan bisa membuat kerajinan buat kenang-kenangan. Meski sepele, bisnis ini sangat menjanjikan. Bisa jadi jutawan dan kaya raya!

Ingat! Keuntungan usaha undangan kalau satu saja Anda ambil Rp 1.000, tapi yang pesan sebanyak seribu saja, Anda sudah meraup untung Rp 1 juta. Bayangkan setiap minggu bisa selesaikan 15 pesanan saja! Tiap minggu Anda akan mengantongi keuntungan Rp 15 juta, dan Rp 60 juta per bulan!

Demikian artikel bisnis dan ekonomi seputar Cara Memulai Bisnis Undangan Pernikahan dan Souvenir. Semoga bermanfaat untuk Anda. (*)

0 Response to "Cara Memulai Bisnis Undangan Pernikahan dan Souvenir"

Poskan Komentar