Teknologi Bahan Baterai Ponsel HP Masa Depan Hanya dengan Gerak

Teknologi bahan baterai ponsel HP masa depan banyak model yang tengah dikembangkan para peneliti dan ilmuwan. Ada yang menggunakan teknologi surya, Alga yang menggunakan teknologi setipis kertas, hingga model pengisian baterai tanpa listrik, yaitu hanya dengan gerak saja.

Nah, redaksi Berberita.com kali ini akan menerbitkan artikel seputar teknologi baterai masa depan yang menggunakan pengisian tanpa listrik, tetapi cukup dengan gerakan. Canggih sekali, bukan? Berikut ulasan selengkapnya!

Meningkatnya kebutuhan manusia terhadap peranti elektronik yang dapat dibawa di mana dan kapan saja, menjadikan baterai sebagai sarana penyimpan energi listrik semakin vital. Gaya hidup dengan tuntutan mobilitas yang tinggi mendorong perkembangan teknologi penyimpan daya terus “menyesuaikan diri.”

Selain peranti telekomunikasi personal semakin dituntut untuk menyesuaikan terhadap kebutuhan, kenyamanan, efektivitas, dan mobilitas kerja, teknologi komputer pun banyak diterapkan dalam telepon seluler (ponsel). Bahkan, teknologi ponsel “pintar” atau lebih akrab disapa “smartphone” telah terintegrasi secara real time.

Perkembangan teknologi tersebut menjadikan ponsel semakin “haus energi.” Di satu sisi, beragam aplikasi dan akses internet yang dilakukan secara terus-menerus akan mempercepat pengosongan baterai.


Teknologi Bahan Baterai Ponsel HP Masa Depan
Ilustrasi pengisian baterai ponsel (Wikipedia)

Di sisi lain, pengguna yang mengedepankan kenyamanan dalam menggunakan bermacam aplikasi dan akses internet menjadi aktivitas yang tak bisa dihindari. Selain itu, pengguna dengan mobilitas yang tinggi tidak bisa hanya mengandalkan pengisian baterai dari sumber daya listrik “rumahan.”

Mengingat tuntutan gaya hidup yang demikian, apakah pengguna bisa “terbebas” dari ketergantungan terhadap pemakaian sumber daya secara konvensional? Untuk menjawab masalah tersebut, para ilmuwan mengembangkan teknologi “piezoelektrik.”

Teknologi bahan baterai ponsel HP masa depan ini sudah mulai dikembangkan dan terus diteliti. Piezoelektrik adalah semacam kristal atau keramik yang bisa membangkitkan tegangan listrik ketika dilakukan tekanan mekanis. Dikembangkan pertama kali pada 1880 oleh dua pakar fisika kebangsaan Perancis, Jacques dan Pierre Currie, piezoelektrik hingga kini masih terus dikembangkan.

Secara terpisah, penelitian untuk pengembangan piezoelektrik ini dilakukan tiga pakar fisika, antara lain profesor tehnik kimia Universitas A&M Texas Tahir Cagin, peneliti Institut Teknologi Georgia Zhong Lin Wang, dan peneliti VirginiaTech Shashank Priya.

Ketiganya melanjutkan pengembangan piezoelektrik yang dapat menciptakan tegangan listrik dari tekanan mekanis ringan. Hal ini yang memungkinkan sebuah ponsel bisa melakukan “isi ulang” baterai dengan menekan tombol ponsel, menerima panggilan dengan memanfaatkan suara dan getaran, bahkan hanya dengan mengguncangkan ponsel.

Wow, canggih! cuma dengan gerakan dan guncangan saja, baterai ponsel HP Anda bisa terisi! Pertanyaannya kemudian, apa sudah ada perusahaan yang mencoba mengembangkan teknologi masa depan itu?

Nokia. Perusahaan ponsel/HP berbasis di Finlandia tengah mengembangkan teknologi ponsel yang mampu mengisi ulang daya dengan memanfaatkan gerakan-gerakan yang dilakukan pengguna ponsel menjadi energi yang dapat mengisi ulang daya baterai.

Meski telah mematenkan temuan ini, belum bisa dipastikan sejauh mana Nokia mengembangkan teknologi masa depan ini. Yang jelas, hadirnya teknologi tersebut akan membawa “angin segar” bagi pengguna ponsel dengan tingkat mobilitas yang tinggi yang tak memungkinkan hanya mengandalkan pengisian baterai secara konvensional.


Yang jelas, teknologi bahan baterai ponsel HP masa depan hanya dengan gerakan ini terus dikembangkan. Lalu bagaimana dengan pengembangan baterai tenaga surya dan baterai setipis kertas? Tunggu saja atau Anda justru sebagai penemunya!

0 Response to "Teknologi Bahan Baterai Ponsel HP Masa Depan Hanya dengan Gerak"

Poskan Komentar