7 Tips Memilih Asuransi, Strategi Menghindari Penipuan

Tips memilih asuransi yang tepat sebagai strategi menghindari penipuan memang dibutuhkan agar konsumen tidak dirugikan dengan janji-janji yang manis, tetapi tidak sesuai harapan saat terjadi klaim asuransi.

Atau malah bisa jadi, sejumlah kasus penipuan asuransi sebetulnya bukan menipu, tetapi konsumen tidak paham dengan akad atau perjanjian yang dibuat sebelum memutuskan untuk memilih produk asuransi.

Karena itu, kita harus cermat dan teliti memilih produk asuransi. Misalnya, Prudential, Cigna, BNI, Allianz, Asuransi Raya, Axa, Aia, Manulife, Car dan sebagainya. Jangan-jangan penipuan asuransi yang Anda anggap, hanya kesalahpahaman saja pada akad!

Tips Trik Cara Memilih Asuransi Strategi Menghindari Penipuan
Trik cara memilih asuransi
Pertama, pilih perusahaan yang benar-benar kredibel dan profesional. Baca mengenai profil perusahaan itu dan ulasan-ulasan di media agar tidak terjerumus dengan kasus penipuan serupa.

Biasanya kasus penipuan banyak diekspos di media. Pelajari kasus dan masalah tersebut dan jadikan pembelajaran atau hikmah untuk lebih berhati-hati memilih perusahaan asuransi.

Kedua, pelajari akad atau perjanjian. Sertakan bukti-bukti yang membuat perusahaan asuransi tidak bisa mengelak ketika Anda merasa ada unsur penipuan.

Kalau perlu, rekam semua penjelasan marketing asuransi ketika ingin memprospek Anda. Silakan Anda bertanya sepuasnya dan rekaman itu Anda simpan dengan baik selamanya.

Selain rekaman, Anda perlu mempelajari terlebih dahulu akad perjanjian. Pelajari, pahami dan teliti. Jangan sampai akad itu ada yang membuat Anda tidak cocok.

Nah, akad dan rekaman itu Anda simpan baik-baik dan menjadi bukti nantinya jika ada sengketa atau pihak perusahaan tidak memenuhi janjinya saat ada klaim.

Ketiga, hati-hati saat Anda mendapatkan telepon yang mengaku dari perusahaan asuransi. Jangan mudah mengatakan IYA. Bisa jadi, ketika Anda bilang IYA direkam dan menjadi bukti Anda sudah setuju dengan penawaran produk asuransi.

Akibatnya, uang atau tabungan rekening Anda akan dipotong secara otomatis setiap bulan karena sudah mengatakan IYA saat ditelepon dari perusahaan asuransi.

Keempat, Anda harus benar-benar menyesuaikan kebutuhan dengan program asuransi yang ditawarkan. Jangan sampai, Anda terbujuk dengan sales, tiba-tiba menyetujui tetapi sebetulnya Anda tidak butuh.

Maka, sebaiknya Anda jeli dalam memilih produk dan jenis asuransi yang Anda pilih. Sesuaikan kebutuhan Anda!

Kelima, perhatikan anggaran atau budget yang Anda miliki. Jangan sampai tiba-tiba dalam periode atau waktu tertentu, Anda keberatan membayar premi. Itu artinya, Anda akan kehilangan asuransi. Pastikan dana Anda cukup untuk mengambil program asuransi!

Keenam, pilih layanan yang benar-benar profesional dan mengutamakan kepentingan konsumen. Jangan sampai, Anda sudah terlanjur mengambil produk asuransi, tetapi tidak dilayani dengan baik.

Ketujuh, minta rujukan dan teman yang berpengalaman. Anda jangan ceritakan dulu jika Anda ingin mengambil program asuransi. Cobalah untuk berbicara, diskusi dan menggelar obrolan ringan, siapa tahu dia dan temannya punya pengalaman penipuan asuransi? Ini bisa jadi pengalaman berharga untuk Anda!

BACA JUGA: Ini Pengertian Asuransi Menurut Undang-undang Hukum Dagang

Demikian 7 tips trik dan cara memilih asuransi yang tepat untuk menghindari adanya penipuan yang dihimpun redaksi Berberita.com dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

0 Response to "7 Tips Memilih Asuransi, Strategi Menghindari Penipuan"

Poskan Komentar