Ini Nikmatnya Es Dawet Ayu Khas Banjarnegara

Dawet ayu khas Banjarnegara sudah banyak ditemui di berbagai daerah di seluruh Indonesia, terutama pulau Jawa. Semua restoran, rumah makan, pasar tradisional hingga depot es sudah banyak dijumpai dawet ayu. Namun, tentu berbeda rasanya jika Anda berkunjung dan wisata ke tempat asalnya, yaitu Banjarnegara.

Tentu, ada yang kurang lengkap saat Anda wisata pelesiran ke kota Banjarnegara tanpa menyicipi kuliner minuman dawet ayu. Meskipun dawet ayu dapat dijumpai di berbagai kota seantero negeri, namun minuman dengan cita rasa manis legit ini nampaknya akan memberikan sensasi lebih jika dinikmati di kota asalnya.

Tak ayal, dawet ayu menjadi tujuan kuliner utama bagi wisatawan yang berkunjung ke kota Banjarnegara. Berikut ulasan khas redaksi Berberita.com untuk Anda seputar rasa es dawet ayu yang menggugah selera!

Es Dawet Ayu Khas Banjarnegara
Saat dihidangkan, dawet ayu mencuri perhatian Anda dengan dawet atau cendol yang hijau khas daun pandan dan putihnya santan segar berbaur dengan gula merah cair.

Sebelum menikmati, Anda pasti sudah membayangkan bahwa dawet ayu memiliki cita rasa yang manis dan gurih.

Manis alami berasal dari gula merah atau gula aren cair. Sementara itu, gurih yang menyambangi lidah kita berasal dari santan segar yang baru saja diperas dari buah kelapa. Tak ketinggalan, daun pandan menciptakan aroma wangi khas dawet ayu.

Dawet ayu sangat cocok dinikmati bersama es saat terik matahari berada di atas kepala. Pada saat cuaca dingin, dawet ayu bisa diminum dengan sensasi panas.

“Seruput,” demikian yang bisa digambarkan saat penikmat meminum sajian segelas dawet ayu dengan cita rasa cendol khas “ayu”. Dawet ayu juga dapat disajikan sebagai pelepas dahaga bersama makanan lain, seperti nasi, bakso, mie, dan sebagainya.

Meski perpaduan cendol, santan yang kental, dan manisnya gula aren menciptakan cita rasa yang “mengenyangkan” di perut, namun dawet ayu sangat cocok dinikmati bersama hidangan lain. Nah, untuk memberikan rasa yang berbeda, berbagai restoran di kota-kota besar biasa menambahkan buah nangka atau durian yang dipotong kecil. Wah, seger sekali, bukan?

Yang lebih unik dari penyajian dawet ayu adalah gerobak sebagai tempat dawet ayu biasanya terdapat logo Semar dan Petruk, tokoh dengan sosok yang legendaris di Nusantara. Menurut cerita tutur orang Banjarnegara, Petruk diharapkan dapat mendatangkan cuaca panas, sehingga masyarakat merasa haus. Sementara itu, Semar merupakan simbol kemakmuran.


Oleh karena itu, dengan menikmati dawet ayu, rasa haus itu akan hilang. Nikmat dan unik, itu dawet ayu khas Banjarnegara. Ingin coba atau pengen tahu resep cara membuat? Silakan datang sendiri sembari wisata dan rasakan nikmatnya!

0 Response to "Ini Nikmatnya Es Dawet Ayu Khas Banjarnegara"

Poskan Komentar