Jamu Jadi Obat Tradisional Kebanggaan Indonesia

Jamu adalah obat tradisional kebanggaan orang Indonesia yang diolah dari beragam herbal dan rempah-rempah khas Nusantara. Khasiat dan manfaat jamu tidak meninggalkan efek samping seperti obat, karena diambil dan diolah dari hasil alam. Luar biasa!

Jika negara Jepang bisa bangga dengan produk kesehatan unggulan bernama teh, negara Indonesia yang dikenal kaya akan rempah-rempah juga punya produk kesehatan andalan bernama jamu. Sejak lama, jamu dikenal sebagai obat tradisional yang ampuh mencegah sekaligus mengobati berbagai macam penyakit manusia. Berikut ulasan khas redaksi Berberita.com seputar jamu tradisional.

Konon, pada zaman dulu saat manusia masih bersahabat dengan alam, tabib memanfaatkan tumbuhan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Setiap tumbuhan ditanya tentang manfaat yang terkandung di dalam dirinya, si tumbuhan pun menjelaskan bahwa rimpang (akar), daun, buah, bunga, sampai batang, semuanya berkhasiat untuk kesehatan manusia.

Hingga sekarang, bagian-bagian tumbuhan itu menjadi andalan kesehatan yang dikenal dengan jamu. Ilmu kesehatan modern populer menyebutnya “herbal.” Jenis-jenis dan macam-macam jamu yang sering digunakan, antara lain kunyit atau kunir, temulawak, daun sambiloto, lengkuas, cabe puyang, jahe, kencur, dan masih banyak lagi lainnya.

jamu temulawak
Temulawak, rempah-rempah yang sering dibuat jamu. Foto: Berberita.com

Seiring berkembangnya waktu, jamu yang semula ditubruk dan dijajakan penjual jamu gendong, kini banyak diproduksi perusahaan jamu dengan ragam bentuk yang lebih lengkap dan modern, seperti jamu sachet, tablet, kaplet, hingga bentuk kapsul. Perusahaan jamu pun mengerti bahwa jamu adalah obat tradisional yang alami sehingga tidak menggunakan bahan kimia. Sifat jamu yang alami ini, menarik konsumen untuk beralih dari obat kimia ke jamu.

Akan tetapi, situasi pasar seperti ini dimanfaatkan “oknum” untuk membuat jamu dengan bahan kimia. Imbasnya, perusahaan jamu yang benar-benar mengedepankan kualitas alami jamu menjadi kurang dipercaya masyarakat. Jamu Jago, misalnya, perusahaan jamu besar yang dikenal ketat dalam penjagaan mutunya, pernah mengalami penurunan produksi setelah masyarakat digegerkan dengan kasus jamu ilegal.

Bahkan, industri jamu seringkali menggunakan bahan baku jamu yang diimpor dari China. Jamu bukan lagi berbahan kunyit, temu lawak, jahe, meniran, atau rempah lokal lainnya, melainkan bahan impor. Bahkan, kualitas dan standar mutu jamu akhirnya bukan menjadi prioritas. Tak ayal, banyak produk jamu yang tidak mendapatkan tempat di hati masyarakat.


Karena itu, kembali kepada jamu tradisional saat ini menjadi idaman masyarakat. Jamu tradisional dengan pengolahan yang baik dan sesuai dengan resep tidak meninggalkan efek samping karena dibuat dan diproses dari alam. Khasiat dan manfaat jamu tradisional benar-benar untuk kesehatan dan penyembuhan.

Sebaiknya, jika Anda beli produk jamu, teliti terlebih dahulu. Pastikan semuanya berbahan herbal dan tidak ada campuran bahan kimia seperti pengawet, pewarna dan lain sebagainya. Salam sehat!

0 Response to "Jamu Jadi Obat Tradisional Kebanggaan Indonesia"

Poskan Komentar