Cara Budidaya Tanaman Daun Selada dengan Mudah

Daun selada mengandung banyak zat gizi dan nutrisi yang tinggi, salah satunya vitamin, mineral, zat besi, kalsium, fosfor dan protein. Karena itu, Anda harus tahu cara budidaya tanaman slada agar tinggal petik dan panen, ketika ingin mengonsumsi sendiri. Bahkan, tumbuhan selada menawarkan bisnis yang menjanjikan!

Ini yang dilakukan Darmono, salah satu petani selada yang ia tanam dari pekarangan rumah sendiri saat diwawancara berberita.com. Meskipun suhu dan cuaca di daerahnya benar-benar panas, tetapi Darmono berhasil mengembangkan budidaya selada.

Lalu, apa rahasia budidaya daun selada di daerah yang suhunya panas? Mudah saja. Asal Anda bisa melakukan perawatan dengan rutin menyiram setiap pagi dan sore.

Semprotlah daun slada dengan sprayer untuk menjaga kelembaban dan rajinlah untuk menyiram. Pasalnya, tanaman selada sebetulnya tumbuh subur di daerah berhawa sejuk seperti di pegunungan. Namun, semua bisa diakali dengan melakukan rekayasa lingkungan.

BACA JUGA: Ini 10 Kelebihan Tanaman Hidroponik Dibandingkan Konvensional

Cara Budidaya Tanaman Daun Selada dengan Mudah
Budidaya sayur selada
Langkah pertama yang harus Anda persiapkan adalah lahan. Buatlah lahan dengan mencangkulnya dan membuat gundukan agar tanahnya gembur.

Cara terbaik adalah gunakan media tanah dari pupuk alami organik dari kotoran hewan. Syaratnya adalah kotoran sapi/kambing harus sudah berubah menjadi tanah.

Kalau Anda repot membuat tanah pupuk organik, karena butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan kotoran menjadi tanah, Anda bisa beli tanah pupuk dari petani khusus pembuat pupuk kotoran hewan.

Kenapa harus pupuk organik? Hasilnya jauh lebih bagus, subur dan cepat tumbuh. Namun, sebetulnya Anda bisa saja pakai teknik hidroponik atau cara-cara lainnya.

Kedua, silakan beli bibit selada dari toko pertanian. Sebarkan di lahan tersebut. Sebagai catatan, jangan terlalu rapat agar nantinya setelah besar tidak terlalu berdesakan.

Anda bisa langsung menyebar benih dan membiarkan hingga tumbuh dewasa atau menebar benih di tempat persemaian dan mencabuti bibit, lalu ditanam lagi di lahan yang lain. Terserah Anda mau pilih cara pertama atau kedua.

Ketiga, siramlah pada pagi dan sore hari. Gunakan waktu luang Anda untuk rutin menyiram agar kebutuhan air dan kelembaban terjaga.

Keempat, lakukan poin ketiga hingga daun selada cukup untuk dimakan. Segera panen. Anda bisa jual di pasar, pengepul, tukang sayur keliling atau Anda konsumsi sendiri.

Sebagai catatan, sebaiknya jangan gunakan pestisida atau pupuk kimia agar slada yang Anda tanam benar-benar organik dan alami. Namun, risikonya kadang memang terserang hama berupa ulat. Selengkapnya soal sayuran organik, baca juga: Definisi Tanaman Organik dan Sejuta Manfaat yang Bisa Dipetik

Bagaimana? Mudah bukan, tips trik dan cara budidaya tanaman daun selada untuk kebutuhan sayur Anda sehari-hari maupun untuk bisnis. Sederhana dan mudah!

0 Response to "Cara Budidaya Tanaman Daun Selada dengan Mudah"

Poskan Komentar